BOOK REVIEW – ASIA FUTURE SHOCK

asia-future-shock

Judul : Asia Future Shock
Penulis : Michael Backman
Penerbit : Ufuk Press, 2008
Tebal Buku : 292 halaman
Harga : Rp 54.900,-

Buku yang terdiri dari 25 bab ini cukup fantastis. Backman yang sebelumnya menulis buku laris berjudul Asian Eclipse: Explosing the Dark Side of Business in Asia ini mampu menyuguhkan beragam srategi bisnis untuk kawasan Asia yang tidak semata-mata didasarkan pada penilaian dari sisi ekonomis konvensional. Dengan gaya bertuturnya yang mengalir, Backman menyuguhkan beragam ‘kisah’ yang diprediksikan akan menjadi fokus utama bagi kaum pengusaha yang berminat memperluas pangsa pasarnya di kawasan Asia. Backman juga menyajikan saran untuk penyusun strategi dan rencana bisnis pada bagain akhir di setiap bab-nya. Berbagai materi yang dibahas Backman antara lain adalah dinamika populasi, teknologi, SDA, SDM, kesehatan, dan kultur finansial dari berbagai negara di Asia.

Dalam bab 1, misalnya, Backman bertutur mengenai dinamika populasi di Asia dengan kesimpulan bahwa negara-negara di Asia, terutama China, Korsel, dan Singapura mengalami kecenderungan penuaan usia produktif terkait rendahnya angka kelahiran yang akan berdampak pada daya saing upah. Dalam bab 4, Backman juga membahas masalah peningkatan kekuatan militer China dengan kesimpulan akhir bahwa China meningkatkan kemampuan militernya lebih didasari untuk melindungi kepentingan komersialnya daripada untuk alasan-alasan geopolitik atau ideologi. Terkait SDA, Backman membahas mengenai masalah perang air dan kecenderungan penggunaan nuklir sebagai sumber energi yang menjanjikan bagi masa depan Asia, menggantikan ketergantungan terhadap minyak bumi pada saat ini.

Terkait kompetensi SDM, dalam bab 9 Backman memprediksikan bahwa China akan memiliki penutur bahasa Inggris terbanyak di dunia, mengalahkan AS. Kemampuan ini akan menjadikan China sebagai pusat BPO (Business Process Outsourcing) yang penting. Namun dalam bab-bab selanjutnya Backman juga menyorot rendahnya mutu pendidikan di China dan India. Di China, mahasiswa yang dihasilkan adalah yang baik dalam mengikuti perintah, bukan yang kreatif. Di India, institut pendidikan terbaiknya yang menelurkan lulusan kelas atas, Indian Institute of Technology, hanya menerima 4.000 mahasiswa baru setiap tahun dari total satu miliar penduduk. Yang mengejutkan, Backman juga membahas masalah peningkatan keretakan keluarga di Asia dengan kesimpulan bahwa tingginya angka perceraian di Asia merupakan akibat dari penghasilan yang lebih tinggi, bukan keruntuhan moral. Selain itu, Backman memaparkan kondisi pendukung investasi di China dan Indonesia yang sarat korupsi, Vietnam yang diprediksikan mampu meraih hasil ekonomi yang signifikan, Burma yang sebenarnya berpotensi menjadi Vietnam berikutnya, serta Malaysia yang banyak ‘mengambur-hamburkan’ uang negara dengan ketergantungan yang sangat tinggi pada Petronas.

Pada lima bab terakhir, Backman menyoroti sektor kesehatan, turisme, perbankan pribadi, dan kepemilikan korporasi oleh badan-badan amal di Asia. Dalam tiga bab, Backman berulang kali mengutarakan besarnya potensi sektor kesehatan sebagai salah satu sektor yang sangat menjanjikan bagi peluang bisnis dan investasi dengan Thailand, Singapura, dan India sebagai basis utamanya. Backman juga bertutur mengenai potensi Singapura sebagai ‘Swiss berikutnya’ terkait tingginya jaminan kerahasiaan yang ditawarkan bank bagi para nasabahnya. Pada intinya, buku Asia Future Shock ini mampu menampilkan sisi-sisi yang umumnya tidak terlalu banyak dibahas dalam merencanakan strategi bisnis. Sekalipun memiliki keterbatasan yakni tidak menampilkan profil ekonomi di seluruh negara Asia, namun negara-negara yang dibahas dalam buku ini dapat dikatakan mewakili kondisi umum ekonomi Asia berikut prediksi peluangnya di masa yang akan datang. Oleh karenanya, buku ini patut dibaca oleh para perencana bisnis, pengusaha, pengamat ekonomi dan bisnis internasional serta seluruh masyarakat yang berminat untuk mengetahui lebih dalam Asia yang perekonomiannya mulai fantastis. (sylvie tanaga)

Advertisements

4 thoughts on “BOOK REVIEW – ASIA FUTURE SHOCK

  1. Buku yang sangat bagus, dan saya hasrus hunting bukunya.
    Semoga para pemimpin kita mendapat insight dari buku ini untuk bisa menjadi masa depan indonesia yang lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s