BOOK REVIEW – Mr. CHINA

Judul : Mr. China
Penulis : Tim Clissold
Penerbit : Pustaka Alvabet
Cetakan : I, September 2007
Tebal Buku : xiii + 350 halaman

Sebagai negara yang tengah mengalami kebangkitan ekonomi yang luar biasa, China menjadi salah satu tujuan investasi yang menggiurkan. Meskipun demikian, tidak serta merta China dapat memberikan jaminan sukses bagi tiap investor asing yang masuk. Buku berjudul Mr. China ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai beragam hambatan dan tantangan yang harus dihadapi oleh para bankir dan investor asing dalam berbisnis di China. Dengan menggunakan tuturan bahasa seperti layaknya novel, Clissold mengisahkan cerita menakjubkan dari kejatuhan seorang bankir Wall Street yang tengah berupaya membangun kerajaan bisnis di China dengan modal yang sangat besar. Sang bankir ini bekerjasama dengan bekas Pengawal Merah (Red Guard) dan juru bicara Mandarin di Beijing. Tak kurang dari dua tahun, lebih dari 400 juta dollar digelontorkan guna membeli pabrik di seluruh wilayah di China.

Tetapi para bankir ini kemudian menemui jalan terjal hingga akhirnya meluncur jatuh ke jurang kebangkrutan. Proyek bisnis sang bankir hancur total. Penyebabnya yaitu struktur sosio-kultural China yang menjadi acuan bagi para pelaku bisnis China tak bisa akur dengan kaidah-kaidah ekonomi Barat yang diterapkan sang bankir. Kedua belas bab dalam buku ini secara rinci dapat menjelaskan struktur sosio-kultural China apa saja yang bertentangan dengan kaidah ekonomi barat dan bagaimana proses kejatuhan sang bankir akibat perbedaan ini. Dalam salah satu bab yang bercerita mengenai kejatuhan dalam bisnis bir bermerk paling terkenal di China, misalnya, dikatakan bahwa perbedaan yang tegas antara bisnis China dan Barat adalah bagi orang Barat, kontrak adalah kontrak. Bagi China, kontrak adalah seperangkat pengaturan yang kebetulan muncul sekaligus. Hukum yang diberlakukan dalam transaksi dengan para bankir atau investor asing tidak benar-benar diterapkan. Korupsi dan pelanggaran hak cipta juga sangat merajalela.

Selain perbedaan dalam hal kultur ekonomi, Clissold juga berbicara mengenai tantangan dalam hal budaya seperti pentingnya penggunaan bahasa Mandarin sebagai kunci utama memperoleh kepercayaan dari para pelaku ekonomi di China. Selain itu, dalam buku ini Clissold juga memaparkan perbedaan kultur manajemen antara China dan Barat yang sangat mempengaruhi keberhasilan seorang investor asing dalam berekspansi ke negara tirai bambu ini. Buku bergaya bahasa novel ini sangat menarik untuk dibaca bagi siapapun yang ingin mengetahui lebih lanjut kultur bisnis China dan karakter pengusaha Barat dalam mencari peluang baru di China. Dengan demikian, buku yang memperoleh predikat sebagai The Economist Book of the Year ini jelas menjadi referensi penting bagi mereka yang berminat untuk memperluas atau bahkan memulai usahanya di China.

Advertisements

One thought on “BOOK REVIEW – Mr. CHINA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s