FILM REVIEW – THE CHILDREN OF HUANG SHI

Judul : The Children of Huang Shi
Pemeran : Jonathan Rhys Meyers, Rahda Mitchell, Chow Yun Fat, Michelle Yeoh
Sutradara : Roger Spottiswoode
Durasi : 109 menit

Film ini diangkat dari kisah nyata mengenai seorang jurnalis asal Inggris, George Hogg (Jonathan Rhys Meyers) yang menyelamatkan sekelompok anak-anak yatim piatu. Ia dibantu oleh seorang juru rawat berkebangsaan Australia, Lee (Rahda Mitchell) selama masa kependudukan Jepang di Tiongkok pada tahun 1937. Awal film ini sudah menarik karena adanya adanya adegan pembantaian Nanjing yang sangat fenomenal. Untuk menciptakan kembali suasana nyata Pembantaian Nanjing, penggarapan film itu menghabiskan lima juta dolar untuk membangun kota Nanjing versi tahun 1937. Dalam adegan ini, Hogg menyaksikan secara langsung pembantaian ini.

Dalam perjalanan selanjutnya, Hogg bertemu dengan kepala simpatisan pejuang China, Chen (Chow Yun Fat) yang akhirnya menjadi teman terdekatnya. Perjalanan Hogg akhirnya berujung pada sebuah tempat penampungan anak yatim yang berjumlah 16 anak. Di tempat inilah ia bertemu dengan tambatan hatinya, Lee, seorang petualang yang menjadi suster di sana. Dibantu Lee, Hogg akhirnya mampu meraih hati anak-anak yatim tersebut. Ia akhirnya membuat anak-anak mau mandi dan kemudian mengajari mereka berbahasa Inggris dan bermain basket. Uniknya, Hogg yang sebelumnya fasih berbahasa Jepang juga juga belajar bahasa mandarin dari anak-anak. Ia juga membantu anak-anak berkebun dan menyalakan listrik. Dalam waktu singkat, Hogg mampu mengubah anak-anak yang tadinya sangat kucel dan tidak bahagia menjadi sangat optimis dan ceria. Hogg juga berkenalan dengan Madame Wang (Michelle Yeoh), seorang aristrokat yang juga mengungsi karena perang. Madame Wang-lah yang kemudian berperan dalam membebaskan Hogg dari penjara ketika dituduh bersekutu dengan Partai Komunis China.

Adegan menarik lainnya dari film ini adalah ketika seluruh penghuni panti terpaksa harus mengungsi karena ancaman pengeboman oleh Jepang. Perjalanan panjang yang berliku dan penuh tantangan pun harus ditempuh oleh Hogg dan anak-anak. Selama kurang lebih tiga bulan, Hogg memimpin perjalanan sepanjang ribuan kilometer melintasi gunung Liu Pan (Liu Pan Shan). Selain harus menghadapi badai salju, mereka juga harus menghadapi serbuan topan gurun dan pemeriksaan oleh tentara Jepang yang kejam di wilayah perbatasan. Akhirnya, mereka perjalanan mereka berakhir di sebuah kuil dekat wilayah barat di ujung tembok besar RRC. Hogg sang pahlawan meninggal tahun 1945 di kuil ini karena tetanus. Di akhir film, beberapa anak-anak yang masih hidup hingga saat ini memberi kesaksian mengenai kepahlawanan George Hogg.

Selain alur cerita dan latar belakang tempat yang sangat menarik, film ini juga bersifat multikultural. Senang sekali melihat Jonathan Rhys Meyers berbicara dalam tiga bahasa pada film ini: Inggris, Jepang, Mandarin. Akting dari Rahda Mitchell juga patut diacungkan jempol. Kehadiran Michelle Yeoh dan Chow Yun Fat juga menjadi nilai tambah bagi film ini. Film ini juga ditampilkan untuk memperingati genap 70 tahun Pembantaian Nanjing pada tanggal 13 Desember 2007. Roger Spottiswoode sang sutradara, berharap “The Children of Huangshi” dapat mengingatkan kembali orang-orang, khususnya kepada orang Jepang, untuk mengenang sejarah dan membangun hubungan yang baik dengan negara lain. Sangat menarik dan patut ditonton!

Advertisements

4 thoughts on “FILM REVIEW – THE CHILDREN OF HUANG SHI

  1. Wahhh… boleh2 ni jadi daftar perhuntingan dvd berikutnya…

    Vie, lo kudu nonton Into The Wild! Keren banget! Sampe merenung gue abis nonton tuh film!

  2. wah ntar gw cri dah dvd nyah,rame kliatannya,tpi sedih,,jdi infet film yg slalu dipter klo kita ret2,,”not one less”..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s