BOOK REVIEW – Bangkitnya Rusia: Peran Putin dan Eks KGB

Judul : Bangkitnya Rusia: Peran Putin dan Eks KGB
Penulis : Simon Saragih
Penerbit : Kompas
Cetakan : I, April 2008
Tebal Buku : xvi + 197 halaman
Harga : Rp 36.000,-

Setelah mengalami keterpurukan yang luar biasa pasca runtuhnya Uni Soviet, kebangkitan Rusia sungguh mencengangkan dunia. Rusia pada era Boris Yeltsin, mengalami kemunduran ekonomi akibat dominasi kaum oligarki yang merampok kekayaan negara. Skandal ini diperparah dengan indikasi keterlibatan AS, IMF, dan World Bank yang tetap memberikan pinjaman meski mengetahui bahwa pinjaman ini jatuh ke tangan kaum oligarki. Tidak hanya itu, orang-orang terdekat dan bahkan Yeltsin sendiri ditenggarai turut terlibat dalam kemunduran Rusia. Kemunduran ini pada akhirnya membawa implikasi yang sangat buruk bagi kehidupan penduduk Rusia. Tentara Rusia bahkan pernah digaji dengan sayur-mayur karena kekosongan kas negara.

Uraian mengenai kondisi Rusia setelah era jatuhnya Soviet dibahas dalam bab I hingga bab III dari buku yang sangat mudah dicerna ini. Dalam bab-bab berikutnya, Simon menceritakan bagaimana momentum untuk ‘balas dendam’ atas dominasi kaum oligarki ini akhirnya muncul dan menguat. Kemunculan Vladimir Putin dalam pangggung politik Rusia yang didukung oleh kaum siloviki membawa sebuah ‘gebrakan’ baru. Usai memegang jabatan sebagai presiden Rusia pada tahun 2000, Putin segera mengevaluasi kinerja ekonomi dan kemudian bertindak tegas terhadap kaum oligarki.

Rakyat Rusia yang sudah sangat menderita pun mendukung tindakan Putin. Nasionalisasi dilakukan dan kelembagaan pemerintah dibenahi. Mikhail Khodorkovsky, salah satu oligarki Rusia yang mencoba menentang Putin secara langsung, akhirnya dipenjara. Kremlin di bawah Putin adalah Kremlin yang total berbeda. Buku ini juga menjelaskan bahwa Putin bukanlah aktor tunggal di balik semuanya. Mesin politik Putin adalah sebuah kekuatan kelompok yang bernama siloviki. Siloviki sendiri terdiri dari sekelompok politikus Rusia yang di masa lalu adalah personel KGB dan petinggi militer. “Rusia Besar” adalah impian utama dari siloviki yang tindakannya memenjarakan oligarki ini banyak didukung rakyat. Hal unik dari siloviki adalah bahwa lembaga formal ini bukanlah kelompok nasionalis ekstrem maupun pendukung komunis.

Bab VII bercerita mengenai perjalanan Putin menuju panggung politik Rusia. Diceritakan bahwa pada usia 17 tahun, Putin sudah mencoba melamar ke KGB meski akhirnya ditolak karena belum memiliki gelar sarjana. Putin akhirnya melanjutkan pendidikannya di Universitas Leningrad jurusan hukum internasional. Usai lulus, Putin langsung masuk KGB hingga akhirnya dimasukkan ke jajaran elite di lembaga pelatihan intelijen internasional tahun 1978. Buku ini pn sedikit menuturkan keluarga Putin dan salah satu sisi gelap Putin yang menyebutkan bahwa Putin diam-diam menyimpan kekayaan 40 miliar dollar AS di luar negeri.

Meski demikian, Putin berhasil membawa Rusia keluar dari keterpurukan ekonomi dengan catatan prestasi ekonomi yang sangat gemilang. Kemiskinan berhasil dikurangi karena keberhasilannya dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi. Proyek pengurangan kemiskinan ini diikuti dengan baik oleh proyek nasional bidang kesehatan, perumahan, dan perlindungan sosial. Jumlah pengangguran di Rusia turun dari 8,6 juta menjadi 5 juta pada 2006. Dengan kekayaan minyaknya, cadangan devisa Rusia melonjak dari 12 miliar dollar AS pada tahun 1999 menjadi 447,9 miliar dollar AS pada Oktober 2007. Total utang luar negeri Rusia pun hanya mencapai 47,8 miliar dollar AS atau tinggal sepertiga dari total utang Rusia tahun 1999.

Dengan segudang prestasi gemilang ini, tak heran bila Rusia akhirnya memperoleh pujian dari berbagai penjuru dunia. Rusia bahkan menjadi salah satu contoh negara yang sukses tanpa menggantungkan diri pada bantuan IMF. Kesuksesan ini pun diikuti oleh pemulihan peran internasional Rusia. Rusia tidak saja sekedar bangkit tetapi berani menantang dominasi AS. Rusia menjadi anggota resmi G-8. Alhasil Rusia di bawah Putin meraih sukses dalam hubungan internasional, peran kuat yang relatif serupa dengan Uni Soviet pada masa lampau. Tak heran bila akhirnya majalah Time menobatkan Vladimir Putin sebagai Tokoh Dunia tahun 2007.

Di akhir bab, Simon mengetengahkan betapa Indonesia perlu belajar banyak dari keberhasilan Rusia. Di saat Rusia mulai curiga dengan IMF pada tahun 1998, Indonesia justru sangat antusius menerimanya. Saat Rusia menikmati kekayaan dari sektor migas, Indonesia mengalami nasib sebaliknya. Indonesia memang perlu mempelajari berbagai hal positif dari Rusia di bawah Putin.

Dengan demikian, buku ini sangat baik disimak oleh siapapun yang hendak mengetahui proses di balik keberhasilan Rusia pada saat ini dan siapapun yang ingin belajar dari keberhasilan ini. Buku ini pun menjadi referensi yang baik terkait peran Rusia yang semakin menonjol dalam politik internasional terlebih setelah terjadinya kasus aktual dalam konflik di Ossetia Selatan yang melibatkan Rusia bersama tetangganya yang pro Barat, Georgia.

Advertisements

7 thoughts on “BOOK REVIEW – Bangkitnya Rusia: Peran Putin dan Eks KGB

  1. Saya kuliah di jurusan sastra rusia..
    banyak sekali kendala2 mencari buku-buku baik itu kamus maupun sejarah rusia..
    pertanyaan saya..
    dmanakah toko buku yang menjual buku2 tentang rusia?
    karena bnyak sekali toko buku.. namun buku2 seperti ini jarang ada..
    terimakasih..

  2. Terus terang memang buku-buku tentang Rusia sangat jarang ditemukan di Indonesia terlebih yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Buku ini pun ditulis oleh seorang wartawan Kompas, Simon Saragih, bukan oleh seorang ahli khusus Rusia. Saya membeli buku ini bukan di toko besar namun di toko buku alternatif. Toko buku alternatif biasanya menyediakan pilihan judul yang agal lebih beragam. Untuk buku-buku terkait Rusia kontemporer, nampaknya sudah banyak yang ditulis dalam versi Inggris dan buku-buku semacam ini hanya dapat ditemukan di toko buku impor. Makasih juga. ^_^

  3. hehe gw jg beli buku ini
    blm selesai bacanya tp menurut gw bagus, bahasanya mudah dimengerti dan bisa menjelaskan sejarah rusia secara tepat tapi ringkas.
    semoga bisa gw baca sampe selesai

    di perpus ada buku belajar bahasa rusia tp udah kuning2 dan bau. udah gitu bahasanya tetep bahasa rusia…mana ada yg ngerti..
    adanya cm cara baca huruf rusia trus disamping tulisan ada gambar bendanya
    anehlah…

    kayanya belajar bahasa rusia lebih susah dari perancis

  4. Oh ya? Wah kayanya emang ribet abiss. Ada gambar bendanya jadi mirip baca huruf paku jaman doeloe. hahaha. Tapi gw agak yakin klo di masa yang akan datang buku-buku Rusia bisa lbh byk beredar mengingat perkembangan ekonominya pesat banget n scr politik ckp menghebohkan. Thx, Dit!

  5. salam kenal 🙂
    saya sedang mengambil tema skripsi tentang reformasi ekonomi rusia masa puti dengan menggunakan variabel idiosinkretik..
    saya ingin bertanya seberapa besarkah putin sebagai individu berpengaruh di rusia, dan apa contohnya??
    terima kasih 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s