Membongkar Bisnis China Hingga ke Palestina

membongkar-bisnis-china

Judul : Membongkar Bisnis China Hingga ke Palestina
Penulis : Anton A. Ramdan, S.Si
Penerbit : Daras Books
Cetakan : I, Juli 2008
Tebal Buku : 188 halaman
Harga : Rp 49.900,-

Meskipun literatur terkait kemajuan perekonomian China sudah banyak ditulis dengan berbagai gaya, buku berjudul Membongkar Bisnis China Hingga ke Palestina ini cukup menarik. Ditulis dengan gaya tuturan bahasa yang sederhana, buku ini mampu memberikan gambaran besar mengenai sejarah singkat China dan kehidupan politik-ekonomi makro terkait dengan perilaku bisnis China sekaligus memuat berbagai poin penting yang menjadi kunci sukses para pebisnis beretnis China di berbagai penjuru dunia.

Buku yang terdiri dari lima bab ini dimulai dengan sejarah China dalam hal budaya dan religi yang menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi pola pikir dan perilaku bisnis mereka. Sebagai contoh, bangsa China memiliki sistem penanggalan sendiri yang dibuat oleh nenek moyang mereka. Sistem penanggalan inilah yang kemudian menjadi penanda penting dalam menjalankan aktivitas perdagangan dan pertanian. Demikian pula dengan kepercayaan orang China pada Feng Shui yang mendominasi setiap langkah yang akan dilakukan (hlm 17).

Di samping itu, ekspedisi orang China ke berbagai penjuru dunia yang memunculkan fenomena ‘kampung China’ atau ChinaTown juga menjadi bahasan menarik dalam bab pertama ini. Ekspedisi China yang begitu gencar dilakukan ke seluruh penjara dunia atas nama hubungan perdagangan berikut tantangan dan hambatan yang harus dihadapi, semakin membuka mata kita terhadap pertanyaan mengapa bangsa China begitu solid dan sukses. Demikian pula dengan peran etnis China di Indonesia sejak jaman penjajahan hingga saat ini.

Bab dua bertutur mengenai sistem perdagangan China yang sudah terbukti berhasil. Strategi perdagangan yang diterapkan China antara lain adalah memanfaatkan jaringan bisnis, menekan harga produk, menarik konsumen dengan berbagai cara, memodernisasi industri serta menyempurnakan berbagai sarana dan fasilitas yang menunjang kegiatan bisnis dan perdagangan.

China juga melakukan reformasi keuangan di bawah kemudi mantan wakil PM Zhu Rongji. Langkah reformasi keuangan antara lain memperbaiki sistem perpajakan, mereorganisasi sistem kurs mata uang asing, dan merestrukturisasi sistem perbankan. Broker China juga memainkan peran penting di mana banyak pebisnis sukses mengawali kesuksesannya dengan menjadi seorang broker. Keberhasilan China dalam memperbaiki BUMN dan strategi pematokan Yuan pun menjadi bagian penting yang mendorong kemajuan ekonomi China.

Bab tiga membahas bagaimana China terus berupaya memodernisasi industrinya demi mencapai hasil yang maksimal dalam mengembangkan perekonomiannya. Langkah modernisasi industri yang dilakukan China antara lain adalah menetapkan kebijakan-kebijakan yang mendukung sektor industri, menarik investor, mengembangkan teknis modernisasi industri, dan memajukan riset dalam bidang industri. Reformasi industri pun dilakukan seiring dengan upaya perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia.

Bab empat berbicara mengenai kiat dan prinsip sukses para pebisnis China. Kiat-kiat ini antara lain meliputi efisiensi dalam produksi, kekuatan jaringan (networking), kepastian hukum dari pemerintah, manajemen bisnis yang tepat, serta karakter yang ulet dan tangguh. Adapun kiat sukses yang ‘negatif’ dilakukan dengan menduplikasi produk milik orang lain, baik duplikasi penih maupun duplikasi teknologi.

Keempat bab ini ditutup oleh bab lima yang mencoba mengkaji bisnis China di masa mendatang. Bab ini diawali oleh sejarah singkat kehidupan ekonomi China mulai dari era Mao Zedong berikut sejarah liberalisasi ekonomi China yang digagas oleh Deng Xiaoping. Dalam perkembangannya, ekonomi China berjalan pesat dengan berbagai indikator. Saat ini, China memimpin pasar dunia serta menjadi kekuatan ekspor terbesar dunia.

Kekuatan pasar dan ekspor China tidak hanya merambah kawasan Asia, Eropa, dan AS namun juga hingga ke Afrika dan Timur-Tengah. Di Palestina, misalnya, lebih dari 80% barang-barang kebutuhannya diimpor dari China. Bagi Palestina, impor dengan harga murah ini sangat membantu warganya yang tengah mengalami embargo ekonomi. Produk-produk China ini menggantikan produk-produk yang diimpor dari Turki dan Israel. (hlm 162). Prestasi ini tak jarang menimbulkan kekhawatiran dari berbagai negara, terutama AS.

Bab kelima ini juga dilengkapi dengan kisah singkat para taipan (pebisnis sukses) asal China yang juga tercatat sebagai orang-orang terkaya di dunia. Kisah-kisah mereka semakin membuka mata kita bahwa tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa keuletan dan kerja keras. Namun China juga masih harus menghadapi berbagai tantangan seperti krisis kepercayaan sosial, sistem keuangan yang goyah, dan institusi pemerintahan yang mudah goyah.

Beberapa kekurangan dari buku ini antara lain belum menjelaskan peran penting produktivitas sebagai faktor kunci murahnya harga produk China. Produktivitas inilah yang sesungguhnya lebih berperan dalam menekan biaya produksi atau biaya per unit dalam skala ekonomi.

Judul buku ini yaitu Membongkar Bisnis China Hingga ke Palestina pun rasanya kurang tepat digunakan mengingat buku ini bukanlah buku investigatif ala James Kynge (China Shakes the World) atau Peter Navarro (The Coming China Wars) yang memang banyak ‘membongkar’ hal yang jarang diketahui publik terkait kemajuan ekonomi China.

Meski demikian, buku sederhana namun komprehensif ini perlu diapresiasi dengan baik di tengah banjirnya buku-buku terjemahan mengenai ekonomi China kontemporer. Buku ini tidak hanya bermanfaat sebagai tambahan referensi dalam mengamati perilaku bisnis China di berbagai belahan penjuru dunia namun juga sangat bermanfaat sebagai bahan pembelajaran bagi para pebisnis, aparat pemerintah, serta masyarakat luas yang ingin belajar mengenai seluk-beluk bisnis China.

Strategi-strategi positif China pun sangat baik untuk ditelaah sebagai masukkan penting bagi kemajuan perekonomian Indonesia. Sudah saatnya Indonesia banyak belajar dari negara-negara yang terbukti sudah berhasil dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus kesejahteraan hidup warganya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s